Bupati Fauzi Ajak Santri Sumenep Perkuat Akhlak, Kreativitas dan Ekonomi Menuju Indonesia Emas
- account_circle OPSI MEDIA
- calendar_month 11 jam yang lalu

SUMENEP, OPSIMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para santri, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai elemen masyarakat.
Apel peringatan tahunan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, perwakilan Polresta, Kodim 0827, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, DPRD, Rutan Kelas IIB, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep.
Dalam sambutannya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”
Bupati Fauzi berpesan agar para santri terus meningkatkan ilmu pengetahuan, baik di bidang agama maupun ilmu umum, sebagai bekal menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Teruslah menuntut ilmu dan jangan pernah berhenti belajar. Jadikanlah ilmu agama sebagai landasan kehidupan dan ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk mengembangkan kemampuan diri,” pesannya.
Selain menekankan pentingnya pendidikan, Fauzi juga mengingatkan para santri agar senantiasa menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menghormati orang tua, menyayangi sesama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan merupakan nilai-nilai utama yang harus tertanam dalam diri setiap santri.
Ia berharap nilai-nilai tersebut mampu membentuk karakter generasi muda yang kuat, berintegritas, dan peduli terhadap kehidupan bermasyarakat.
“Jagalah akhlak, muliakanlah orang tua, sayangilah sesama,” ujar Fauzi.
Lebih lanjut, Bupati Fauzi mendorong para santri untuk tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga berani mengembangkan kreativitas, menciptakan peluang usaha, dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Menurutnya, santri memiliki potensi besar untuk mengambil peran di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, sosial, kewirausahaan hingga pembangunan daerah.
Karena itu, ia mengajak lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperluas ruang kolaborasi bagi para santri.
Dukungan bersama dinilai penting agar santri mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk berkembang, berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap para santri semakin memperkuat nilai-nilai keislaman, menjaga tradisi akhlak mulia, dan meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas.
Dengan bekal ilmu, akhlak, kreativitas, dan kemandirian ekonomi, santri diharapkan tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak kemajuan bangsa dan pembangunan Kabupaten Sumenep. ***
- Penulis: OPSI MEDIA
