Breaking News
light_mode

Selalu Dinanti, Air Mata Bahagia Pendukung Mega Remmeng Warnai Kemenangan di Festival Tongtong 2025

  • account_circle OPSI MEDIA
  • calendar_month Ming, 19 Okt 2025

Sumenep, Opsimedia.com – Setelah bertahun-tahun vakum dari panggung besar kesenian daerah, grup musik tong-tong legendaris asal Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Mega Remmeng, akhirnya kembali mengguncang bumi Sumenep pada ajang Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025.

Kehadirannya sontak disambut gegap gempita oleh para pendukung setianya dari berbagai wilayah Madura. Mereka bersorak penuh haru menyambut kemunculan kembali sang legenda yang telah lama dinantikan.

Mega Remmeng tampil dengan ciri khas lamanya—warna hitam-putih, kuda terbang “Arya Kuda Panoleh”, serta aransemen lagu yang megah dan orisinal. Semua unsur itu menjadi pengingat akan kejayaan masa lalu serta kebesaran tokoh Arya Joko Tole, pahlawan sakti asal Sumenep yang melegenda.

Sorakan pendukung pecah di garis finis ketika Mega Remmeng melintasi arena. Beberapa di antara mereka bahkan tak kuasa menahan air mata, terharu atas kembalinya ikon kesenian yang telah lama hilang dari panggung besar daerah.

“Saya benar-benar terharu. Saya pikir Mega Remmeng tidak akan tampil lagi, tapi malam ini mereka kembali dengan ciri khas yang sama seperti tahun 2009,” ujar Tohawi, salah satu pendukung setia asal Batang-Batang, Sabtu malam (18/10/2025).

Menurutnya, kemunculan Mega Remmeng bukan semata soal kompetisi, tetapi lebih kepada kebanggaan dan identitas masyarakat Madura, khususnya warga Legung Timur. Ia berharap grup tersebut tetap tampil di festival berikutnya dengan dekorasi khas seperti kuda terbang dan Peccot yang menjadi simbol kejayaan masa lalu.

“Kami tidak menuntut Mega Remmeng harus juara, tapi cukup tampil setiap tahun agar menjadi inspirasi dan kebanggaan kami,” imbuhnya penuh haru.

Sementara itu, Mulyadi, pengukir dekorasi Mega Remmeng sejak awal berdiri, mengungkapkan bahwa proses pembuatan dekorasi tahun ini memakan waktu lebih dari satu tahun.

Ia mengaku berhati-hati karena karya tersebut sarat makna sejarah dan harus merepresentasikan kejayaan Sumenep secara tepat.

“Dekorasi Mega Remmeng selalu punya makna. Nama Mega Remmeng sendiri diambil dari kisah kuda yang ditunggangi Arya Joko Tole, pangeran sakti asal Sumenep. Itulah sebabnya lambang kota Sumenep hingga kini masih menggunakan simbol kuda terbang,” jelasnya, Minggu (19/10/2025).

Namun, Mulyadi juga mengakui bahwa dekorasi yang ditampilkan baru terealisasi sekitar 70 persen dari konsep utuhnya. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan waktu dan desakan para pendukung agar Mega Remmeng bisa kembali tampil di tahun ini.

“Kami minta maaf jika masih ada kekurangan. Mega Remmeng bukan sekadar penampilan, tapi simbol kebanggaan masyarakat Sumenep. Kami ingin semuanya sempurna karena setiap detailnya punya nilai sejarah,” ungkapnya.

Kendati begitu, kerja keras tim Mega Remmeng tidak sia-sia. Dalam penampilan perdananya setelah lebih dari satu dekade absen, mereka berhasil menyabet penghargaan Dekorasi dan Penyaji Terbaik di ajang Festival Tong-Tong se-Madura 2025.

Pencapaian tersebut disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan luar biasa oleh seluruh anggota dan pendukung Mega Remmeng.

“Pencapaian ini hasil kerja keras dan doa banyak pihak. Kami bersyukur, meski sempat lama vakum, Mega Remmeng tetap mampu menunjukkan kualitasnya dan mengharumkan nama Sumenep,” tutur Mulyadi penuh rasa bangga.

Bagi masyarakat Madura, khususnya Sumenep, kemenangan ini bukan hanya tentang piala atau penghargaan. Lebih dari itu, Mega Remmeng telah membangkitkan kembali semangat kebersamaan, cinta budaya, dan kebanggaan terhadap warisan leluhur yang sempat meredup.

Sorak-sorai, air mata haru, dan lagu-lagu penuh semangat yang menggema malam itu menjadi saksi bahwa legenda sejati tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali bersinar.

Dan malam itu, di bumi Sumenep, Mega Remmeng kembali membuktikan: Legenda tak pernah mati. Ia hanya menunggu saatnya untuk terbang lagi.

  • Penulis: OPSI MEDIA

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOLASE FOTO. Rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai merk "Bintang", "Boss Caffe Latte" dan "Newcastle" yang sama-sama bersarang di Kabupaten Pamekasan yang dibiarkan merajalela bebas beredar. Dan Kepala Kantor Bea Cukai Madura yang baru Novian Dermawan

    Peredaran Rokok Ilegal yang Bersarang di Pamekasan Semakin Merajalela Seiring Pergantian Pimpinan BC Madura

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Madura, Opsimedia.com – Peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai yang bersarang di Kabupaten Pamekasan semakin merajalela seiring pergantian pimpinan Bea Cukai Madura yang berkantor di wilayah setempat yang kini dipimpin Novian Dermawan. Rabu (10/9/2025). Berdasarkan yang didapat Jurnalis Indonesia, rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai yang hingga kini dibiarkan merajalela yang ditengarai diproduksi di […]

  • ILUSTRASI. Eri Susanto, Arif Firmanto, Agus Dwi Syahputra dan Chainur Rasyid Menempati Posisi Teratas Pengganti Sekda Sumenep

    Nama Eri Susanto, Arif Firmanto, Agus Dwi Syahputra dan Chainur Rasyid Menempati Posisi Teratas Pengganti Sekda Sumenep

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edy Rasyadi dua bulan lagi di bulan Agustus 2025 akan berakhir. Jumat (20/6/2025). Menjelang berakhirnya jabatan Sekda Edy Rasyadi, sejumlah nama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bermunculan sebagai pengganti Sekda Sumenep Edy Rasyadi. Nama Ir. Eri Susanto, M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Arif […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Koper CJH Sumenep Diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya

    Koper CJH Sumenep Diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Koper milik Calon Jemaah Haji Kabupaten Sumenep resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu (07/05/2025) pukul 15.00 WIB. Koper-koper tersebut berasal dari tiga Kelompok Terbang (kloter), yakni Kloter 23, 24, dan 25. Proses pemberangkatan dilakukan setelah seluruh koper disetor dan melalui tahap pemeriksaan di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep pada […]

  • Yuk Saksikan, Mega Remmeng: Sang Legenda Tongtong Arya Kuda Panoleh Kembali Tampil di Panggung Festival 2025 Malam Ini

    Yuk Saksikan, Mega Remmeng: Sang Legenda Tongtong Arya Kuda Panoleh Kembali Tampil di Panggung Festival 2025 Malam Ini

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Setelah lama vakum dari pentas kesenian, grup musik tong-tong legendaris asal pesisir Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Mega Remmeng, kembali akan tampil memukau di bumi Sumenep, Sabtu 18 Oktober 2025 Malam. Dalam penampilan bersejarah ini, Mega Remmeng akan mengusung kembali simbol kejayaan masa lalunya: Kuda Terbang Arya Joko Tole atau dikenal sebagai Arya […]

  • Wujud Kepedulian Sosial, LensaMadura.com Bersama Yayasan Tarmoedji Condro Sudarmo Berbagi dengan Anak Yatim

    Wujud Kepedulian Sosial, LensaMadura.com Bersama Yayasan Tarmoedji Condro Sudarmo Berbagi dengan Anak Yatim

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Keluarga besar Yayasan Tarmoedji Condro Sudarmo bersama media lokal LensaMadura.com menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim di Yayasan Al-Istiqomah, Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian, khususnya para yatim yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Istiqomah. Penyerahan bantuan berlangsung […]

expand_less