Breaking News
light_mode

Bupati Didesak Bekukan Izin PR Nakal yang Jadi Sarang Mafia Jual Beli Pita Cukai di Sumenep, Banner Tangkap Koordinator Mafia Pita Cukai juga Bertebaran

  • account_circle OPSI MEDIA
  • calendar_month Rab, 14 Mei 2025

Sumenep, Opsimedia.com – Masyarakat diujung timur pulau Garam Madura mulai geram dengan keberadaan Perusahaan Rokok (PR) nakal di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang hanya ditengarai dijadikan kedok oleh para mafia jual beli pita cukai, Rabu (14/5/2025).

Banyaknya PR di Sumenep yang tidak berproduksi rokok dan malah jadi sarang mafia jual beli pita cukai yang berpotensi merugikan negara kini menggelinding ke kantor Bupati.

Pemerintah Kabupaten Sumenep didesak melakukan langkah nyata untuk membekukan izin ratusan PR nakal yang bersarang di wilayahnya yang dikendalikan oleh para mafia jual beli pita cukai.

Sebab, dinilai selama bertahun tahun, ulah para mafia yang mengendalikan PR nakal di Sumenep dengan menjalankan bisnis jual beli pita cukai secara ilegal berpotensi terdapat kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah.

Mafia jual beli pita cukai di Sumenep seakan melenggang bebas jika masih saja dibiarkan. Bahkan ditengarai, satu orang saja dapat mengendalikan sejumlah PR. Sehingga perlu tindakan tegas mulai dari pemerintah daerah, Aparat Penegak Hukum (APH) hingga Bea Cukai.

Sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah untuk melawan para mafia cukai yang telah merongrong pemasukan negara, masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Peduli Bea Cukai memasang banner besar di halaman kantor Bupati Sumenep.

Banner besar tersebut bertuliskan Gempur Mafia Pita Cukai dan Gempur Rokok Ilegal di Sumenep, Tangkap Koordinator Mafia Jual Beli Pita Cukai, Bupati Sumenep Harus Tegas Perangi Mafia PR Siluman yang Tidak Produksi Rokok Tapi Ternak Pita Cukai, Bekukan Izin PR Nakal yang Ternak Pita Cukai.

Ach. Supyadi, aktivis hukum di ujung timur pulau Garam Madura yang menjadi bagian pada Gerakan Peduli Bea Cukai mendesak Bupati Sumenep untuk tegas memerangi para mafia pita cukai yang bersarang di wilayahnya.

“Bupati Sumenep Achmad Fauzi harus berani melawan gerbong mafia ternak pita cukai yang selama bertahun tahun menyalahgunakan izin. Mereka punya Perusahan Rokok tapi tidak produksi rokok dan justru menjadi mafia jual beli pita cukai yang merugikan negara. Para mafia ini harus dilawan,” desaknya.

Selama ini, kata dia, Bupati Sumenep telah mempermudah izin Perusahan Rokok (PR) namun izin yang diberikan selama ini telah banyak disalahgunakan.

Mereka justru jadi gerbong mafia cukai dengan memperjual belikan pita cukai ke bandar besar yang ditengarai berinisial JH asal Malang.

“Para pemilik PR nakal itu menebus pita cukai di Bea Cukai Madura tetapi tidak ditempel pada rokok melainkan dijual lagi ke perusahan rokok yang berada di Malang bahkan di daerah lain. Namun khusus di Jatim JH ini bos besarnya,” ungkapnya.

Bahkan, Ahmadi, yang juga ada pada Gerakan Peduli Bea Cukai ini ikut mendesak yang ditengarai menjadi koordinator jual beli pita cukai yang bercokol Sumenep agar segera ditangkap.

“Kalau orang lapangan pasti tahu siapa koordinator jual beli pita cukai di Sumenep yang telah rugikan negara triliunan ini. Bahkan saya yakin Bupati sendiri tahu,” lanjutnya.

“Bupati Sumenep jangan hanya diam dan harus melakukan koordinasi lebih jauh dengan APH untuk memutus mata rantai gerbong bisnis yang merugikan negara tersebut. Segera penjarakan. Jangan kemudian Pemerintah kalah dengan para mafia,” harapnya.

Berdasarkan yang didapat dari beberapa sumber, untuk di Kabupaten Sumenep terdapat ratusan Perusahaan Rokok yang sudah memiliki izin NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) dari Bea Cukai Madura. Namun ditengarai dari ratusan perusahaan rokok yang sudah memiliki izin resmi yang bercokol di Kota Keris, hanya terdapat beberapa PR yang ditengarai benar-benar melakukan produksi rokok. Selebihnya, keberadaan Perusahaan Rokok itu hanya dijadikan kedok dalam jual beli pita cukai para mafia.

Tim media ini kini dalam penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap keberadaan ratusan PR yang bercokol di Kabupaten Sumenep yang ditengarai hanya dijadikan sarang para mafia dalam jual beli pita cukai secara ilegal.

  • Penulis: OPSI MEDIA

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala SMAN 1 Sumenep Drs. Rafiudin, M.Pd, saat menerima Tropy Juara Umum yang diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sumenep Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si

    SMAN 1 Sumenep Kembali Tunjukkan Prestasi, Raih Juara Umum Ajang Talenta O2SN Tahun 2025

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – SMAN 1 Sumenep kembali tunjukkan prestasinya. Kini sekolah favorit yang familiar dijuluki SMANSA ini berhasil meraih sebagai juara umum pada ajang talenta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Sumenep tanpa 2025. Ajang FLS3N dan O2SN SMA/SMK Negeri/Swasta se-Kabupaten Sumenep dilaksanakan sejak tanggal 27 sampai 28 Mei 2025 yang berlangsung diselenggarakan di SMA Negeri […]

  • Selamat Ulang Tahun Bupatiku

    Selamat Ulang Tahun Bupatiku

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – 46 tahun silam, tepatnya pada tanggal 21 Mei 1979, seorang ibu yang  sabar dan amat baik melahirkan engkau ke dunia mempertaruhkan nyawa dan mandi air mata. 46 tahun itu pula, kedua orang tua engkau yang yang niscaya ahli surga memberi nama Achmad Fauzi. Nama yang memiliki makna mendalam yang diambil dari bahasa […]

  • KPRI RSUD Sumenep Meraih Predikat Koperasi Sehat, Bupati Fauzi Serahkan Penghargaan

    KPRI RSUD Sumenep Meraih Predikat Koperasi Sehat, Bupati Fauzi Serahkan Penghargaan

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep meraih Predikat Koperasi Sehat dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam peringatan Hari Koperasi ke-79 yang digelar di Pendopo Agung setempat, Kamis (16/07/2026). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kepada Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. […]

  • Harkopnas Ke-79, Bupati Fauzi Tegaskan Koperasi Sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat

    Harkopnas Ke-79, Bupati Fauzi Tegaskan Koperasi Sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Pemerintah kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) menggelar Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Ke-79 Tahun 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar […]

  • Kuasa hukum korban, Slamet Riyadi, S.H, yang sejak awal memberikan pendampingan hukum secara cuma cuma saat bersama korban dan orang tuanya di PN Sumenep

    Kasus Cabul Oknum Ustadz Pengasuh Ponpes di Pulau Kangean Masuk Sidang Pembuktian, Korban Tuntut Pelaku Dihukum Berat

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Pelaku dugaan pelecehan seksual yang merupakan oknum Pengasuh Pondok Pesantren di Pulau Kangean bernama Sahnan (51) kini memasuki sidang pembuktian di Pengadilan Negeri Sumenep, Rabu (3/9/2025). Sidang PN Sumenep mendadak berubah menjadi panggung pengadilan moral. Teriakan batin dan jeritan luka para korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Moh. Sahnan (51), oknum […]

  • Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi

    Kerja Nyata Bupati Cak Fauzi, Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan Sumenep

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang dipimpin Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi dalam menanggulangi kemiskinan menunjukkan hasil luar biasa. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep pada Maret 2025 turun menjadi 17,02 persen, dari sebelumnya 17,78 persen pada Maret 2024. Jumlah penduduk miskin […]

expand_less