Breaking News
light_mode

Lawan Mafia Tanah di PN Jakut, Brian Praneda Loloskan Tony Surjana dari Jerat Hukum

  • account_circle OPSI MEDIA
  • calendar_month Kam, 19 Jun 2025

Jakarta, Opsimedia.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara akhirnya membacakan putusan perkara pidana nomor 227/Pid.B/2025/PN.Jkt.Utr yang menjerat Tony Surjana, Kamis (19/6).

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan bahwa Terdakwa Tony Surjana tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, dan dengan demikian membebaskan Terdakwa dari segala dakwaan hukum atau bebas murni (vrijspraak).

Putusan ini disambut rasa syukur oleh Tony Surjana beserta tim Penasehat hukumnya dari kantor hukum Praneda and Partners.

Brian Praneda, S.H., selaku Penasehat Hukum, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan bukti nyata bahwa kliennya telah dikriminalisasi secara tidak adil oleh pihak-pihak tertentu dan tuduhan terhadapnya tidak terbukti di mata hukum.

“Putusan ini menegaskan bahwa klien kami bukan pelaku tindak pidana seperti yang dituduhkan. Sebagaimana Fakta yang terungkap dalam persidangan dimana tidak terbukti Pak Tony yang menyuruh, menginstruksikan atau menekankan atau intervensi sesuatu, untuk menempatkan satu keterangan-keterangan yang diduga dipalsukan pada Berita Acara Penelitian/Pengukuran yang diterbitkan oleh BPN Jakarta Utara,” ujar Brian Praneda di hadapan awak media usai persidangan.

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menyatakan bahwa unsur-unsur pasal yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak terpenuhi, berdasarkan keseluruhan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan melalui keterangan saksi, ahli, dan alat bukti lainnya.

Majelis Hakim juga mempertimbangkan bahwa pengukuran tanah dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan Tony Surjana mengenai dugaan penyerobotan tanah oleh pihak lain serta adanya perubahan batas wilayah administratif dari Kabupaten Bekasi ke Jakarta Utara.

Sertifikat baru (SHM) yang telah berganti blangko tersebut juga tidak mengalami perubahan dalam hal bentuk, batas, maupun luas tanah.

“SHM yang telah dilakukan pergantian blangko tersebut adalah produk hukum yang diterbitkan oleh BPN dan senyatanya tidak ada perubahan baik nama, luas, bentuk dan apa pun juga yang tercantum sebelumnya sehingga dengan demikian unsur yang menempatkan keterangan palsu atau menyuruh, atau menggunakan keterangan palsu tersebut tidak dapat dibuktikan. Sehingga dalam hal ini Majelis Hakim memberikan satu keputusan yang menurut pertimbangan kami telah mencerminkan keadilan yang sebenar-benarnya,” tegas Brian Praneda.

Lebih lanjut Majelis Hakim dalam pertimbangannya menerangkan, Berita Acara Penelitian/Pengukuran yang dijadikan dasar penerbitan SHM No. 4076, 4077, dan 512 merupakan sebagai produk hukum yang sah yang diterbitkan oleh BPN Jakarta Utara.

Dalam prosesnya, tidak ditemukan adanya bukti bahwa Tony Surjana menyuruh atau memalsukan keterangan sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Majelis Hakim juga menegaskan bahwa sertifikat atas nama Tony dan Saudara Johny Surjana yakni SHM No. 4076, 4077, dan 512 tidak pernah dicabut atau dibatalkan oleh BPN Jakarta Utara, serta telah dinyatakan sah melalui putusan Tata Usaha Negara yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Lebih-lebih ketiga SHM telah pula dikuatkan dengan Putusan Perdata yang telah pula berkekuatan hukum, bahkan telah eksekusinya daripadanya.

Perkara pidana ini patut diduga disinyalir merupakan serangkaian upaya yang dilakukan oleh Mafia Tanah untuk menggagalkan putusan perdata inkracht dan eksekusi tersebut.

Dengan putusan bebas ini, Tony Surjana akhirnya mendapatkan kepastian hukum setelah melalui proses panjang dan melelahkan.

Penasehat Hukum berharap agar kasus ini menjadi preseden penting dalam melawan praktik kriminalisasi terhadap warga negara pemilik tanah yang sah secara hukum dan melawan para mafia tanah yang terus merajalela.

Untuk menjadi perhatian kepada khalayak umum apabila mempunyai tanah seyogianya dikuasai secara fisik sebagai data fisik, bukan hanya mengandalkan data yuridis berupa Sertifikat tanah seperti SHM, SHGB sebagaimana diatur dalam PP No. 24 Tahun 1997.

“Keadilan tidak hanya soal menang di pengadilan, tetapi tentang mengembalikan hak seseorang yang selama ini dirampas oleh sistem yang disalahgunakan oleh oknum-oknum mafia tanah,” tutup Brian Praneda. (red)

  • Penulis: OPSI MEDIA

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siaga May Day, Polres Sumenep Gelar Apel dan Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Wilayah

    Siaga May Day, Polres Sumenep Gelar Apel dan Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Wilayah

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Dalam rangka mengantisipasi potensi kerawanan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Sumenep menggelar Apel Siaga yang dilanjutkan dengan patroli skala besar, Jumat (01/05/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Tribrata Polres Sumenep dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. Apel siaga yang dimulai sejak pukul 07.00 […]

  • IPNU-IPPNU Sumenep Jalin Silaturahim Bersama PCNU, Perkuat Sinergi Kaderisasi dan Pengembangan Pelajar

    IPNU-IPPNU Sumenep Jalin Silaturahim Bersama PCNU, Perkuat Sinergi Kaderisasi dan Pengembangan Pelajar

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    SUMENEP, OPSIMEDIA.com – Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Kabupaten Sumenep melaksanakan silaturahim bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Senin (9/6). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PCNU Sumenep KH. Md. Widadi Rohim, Bendahara PCNU Sumenep, Ketua LP Ma’arif NU Sumenep beserta sekretaris, Ketua LPTNU Sumenep, Ketua RMI Sumenep, serta jajaran pengurus PC IPNU-IPPNU Sumenep. Dalam […]

  • RSUD Sumenep Terapkan Sistem Rumah Sakit Online Kemenkes

    RSUD Sumenep Terapkan Sistem Rumah Sakit Online Kemenkes

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    SUMENEP, Opsimedia.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep mulai menerapkan sistem Rumah Sakit Online yang dikembangkan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk mendukung pendataan dan pemantauan informasi rumah sakit secara berkala. Melalui sistem online, semua informasi dihimpun dan dapat diperbaharui secara berkala, adapun data yang dicatat diantaranya profil rumah sakit, layanan poliklinik, […]

  • Baznas Sumenep Bedah Rumah Milik Warga Desa Cabbiya, Komitmen Wujudkan Sumenep Sejahtera

    Baznas Sumenep Bedah Rumah Milik Warga Desa Cabbiya, Komitmen Wujudkan Sumenep Sejahtera

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Opsimedia.com, Sumenep – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menunjukan komitmennya sebagai salah satu instrumen kebaikan dalam rangka  mewujudkan ‘Sumenep Sejahtera’, Rabu (18/06). Baznas Sumenep yang kini dipimpin Ahmad Rahman terus menggenjot program kemaslahatan inovatif yang berpihak kepada masyarakat. Baznas tidak hanya punya program Sumenep Sehat dan sederet program kemaslahatan […]

  • Menakjubkan, SMAN 1 Sapeken Berhasil Raih Juara 3 Sepak Bola Tingkat Pelajar SMA/SMK Se-Kabupaten Sumenep

    Menakjubkan, SMAN 1 Sapeken Berhasil Raih Juara 3 Sepak Bola Tingkat Pelajar SMA/SMK Se-Kabupaten Sumenep

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – SMAN 1 Sapeken sangat luar biasa dan membuat takjub lawan-lawannya, setelah 23 tahun absen pada tahun ini berhasil meraih juara 3 sepak bola tingkat pelajar SMA/SMK Se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pada juara grup B, berhasil mengalahkan pertandingan pertama dengan SMKN 1 Sumenep score 1 – 1. Pertandingan ke dua dengan SMAN […]

  • Ilustrasi

    Persoalan Hukum Batas Usia 58 Tahun Calon Sekda

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Oleh: Ahzam Habas Penulis Lepas, Kandidat Magister Hukum Bermukim di Yogyakarta Opini, Opsimedia.com – Penetapan batas usia paling tinggi 58 tahun sebagai salah satu syarat pengangkatan sekretaris daerah kabupaten/kota versi Surat Edaran MENPAN RB Nomor 10 Tahun 2023 dapat menimbulkan sejumlah persoalan hukum. Pertama, sesuai Pasal 107 PP 17 Tahun 2020, batas usia paling tinggi […]

expand_less