Peringati HUT Ke-14, PD IWO Sumenep Potong Tumpeng
- account_circle OPSI MEDIA
- calendar_month 18 jam yang lalu

SUMENEP, Opismedia.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 yang diperingati pada 8 Agustus 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan sinergi antara insan pers dengan Polresta Sumenep dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., didampingi seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Sumenep sekaligus Dewan Penasihat IWO Kabupaten Sumenep, H. Hairul Anwar, M.T., serta sejumlah ketua asosiasi media dan wartawan yang ada di Kabupaten Sumenep.
HUT ke-14 IWO tahun ini mengusung tema “Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus turut menjaga kehidupan demokrasi yang sehat dan bermartabat.
Ketua IWO Kabupaten Sumenep, Imam Musta’in Ramli mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan ulang tahun organisasi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat komunikasi dan sinergi antara IWO Kabupaten Sumenep dengan Polresta Sumenep.
”Bagi kami, kegiatan hari ini bukan sekadar syukuran ulang tahun organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi antara IWO Kabupaten Sumenep dengan Polresta Sumenep,” ujarnya.
Menurutnya, tugas kepolisian dan jurnalistik memang memiliki ruang kerja yang berbeda. Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan, ketertiban, dan kepercayaan publik.
”Pers membutuhkan keterbukaan informasi, sementara kepolisian juga membutuhkan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan mencerdaskan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, kemitraan antara pers dan kepolisian harus dibangun dengan tetap menghormati independensi pers serta profesionalisme masing-masing pihak.
”Pers tetap merdeka dalam menjalankan fungsi jurnalistik, sementara kemitraan tetap dibangun dalam semangat profesionalisme dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Dewan Penasihat IWO Kabupaten Sumenep, H. Hairul Anwar, M.T., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai HUT ke-14 IWO harus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
”Pers mempunyai posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi,” ujarnya.
Menurutnya, wartawan tidak hanya dituntut mampu menyajikan informasi secara cepat, tetapi juga harus mengedepankan akurasi, keberimbangan, verifikasi, dan kepentingan publik.
Ia berharap keberadaan IWO Kabupaten Sumenep semakin memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah melalui produk jurnalistik yang kritis, konstruktif, edukatif, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menilai media memiliki peran strategis dalam membantu kepolisian menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus membantu mencegah munculnya informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
”Media memiliki peran strategis dalam membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, media dapat memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang dapat memicu keresahan maupun gangguan Kamtibmas,” ujar Ariek.
Kapolresta menegaskan, sinergi antara kepolisian dan insan pers perlu terus diperkuat, terutama dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
”Kami berharap hubungan baik dengan insan pers terus terjaga. Kepolisian membutuhkan media sebagai mitra strategis untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas di Kabupaten Sumenep,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan media. Menurutnya, koordinasi yang baik dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
”Polri memiliki tugas menjaga Kamtibmas, sementara pers memiliki fungsi memberikan informasi kepada masyarakat. Jika komunikasi dan koordinasi berjalan baik, tentu akan memberikan dampak positif bagi terciptanya situasi Sumenep yang aman, kondusif, dan nyaman,” tutupnya.
- Penulis: OPSI MEDIA
