Breaking News
light_mode

Nur Faizin dan Heroisme Palsu Pemberantasan Rokok Ilegal

  • account_circle OPSI MEDIA
  • calendar_month Kam, 21 Agu 2025

Oleh: Rausi Samorono, S.H., M.H., M.M., Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep

Opini, Opsimedia.com – Bicara soal pemberantasan rokok ilegal memang mudah. Tapi tanpa solusi bagi rakyat kecil, itu bukan keberpihakan, melainkan pengkhianatan.

Belakangan, publik disuguhi pernyataan lantang Nur Faizin, anggota DPRD Jatim dari PKB, yang mendesak pemerintah untuk memberantas peredaran rokok ilegal. Gayanya seperti pahlawan kesiangan, seolah sedang membela negara dari ancaman besar. Namun, jika ditelisik lebih jauh, sikap ini justru penuh kontradiksi: vokal dalam penindakan, tapi bisu ketika bicara solusi.

Kita semua tahu, rokok ilegal memang merugikan negara dari sisi penerimaan cukai dan pendapatan nonpajak. Tetapi realitas di lapangan tidak sesederhana itu. Di banyak daerah, industri rokok ilegal justru menjadi sumber penghidupan. Ribuan buruh linting, tukang bungkus, hingga pedagang kecil menggantungkan hidup dari roda ekonomi ini. Ada perputaran uang di desa-desa yang ikut menggerakkan ekonomi lokal. Fakta ini tidak bisa begitu saja dihapus dengan jargon “berantas rokok ilegal”.

Masalah sesungguhnya justru bermula dari kebijakan pemerintah yang hobi menaikkan cukai rokok secara ugal-ugalan. Kenaikan yang terus-menerus tanpa memberi ruang adaptasi hanya menjerat pengusaha kecil. UMKM rokok, yang mestinya mendapat perlindungan, justru dipaksa bertarung di arena yang jelas tidak adil. Ironisnya, setelah rakyat kecil tercekik, yang dihadirkan hanyalah pendekatan represif: razia, penyitaan, penindakan hukum.

Di sinilah letak masalah Nur Faizin. Alih-alih mengingatkan pemerintah agar menghadirkan kebijakan transisi yang melindungi UMKM, ia justru ikut-ikutan berdiri di barisan “pembasmi”. Retorika kerasnya hanya memberi karpet merah pada pabrikan besar, sekaligus menutup telinga dari jeritan pengusaha kecil yang kian sulit bertahan.

Padahal, seorang wakil rakyat seharusnya hadir sebagai penengah: mendesak mekanisme penindakan yang adil sekaligus memperjuangkan kebijakan perlindungan bagi pengusaha kecil. Yang terjadi justru sebaliknya: kritik tanpa solusi, sikap tanpa empati, dan gaya heroisme palsu yang berujung pada pengkhianatan terhadap rakyat yang diwakilinya.

Berantas rokok ilegal tanpa solusi sama saja dengan memberantas rakyat kecil. Dan jika wakil rakyat hanya berdiri tegak di depan kepentingan kapital besar, jangan salahkan rakyat kalau kelak mereka juga berdiri tegak untuk tidak lagi memilihnya. Karena suara pengusaha, buruh, pedagang, dan masyarakat kecil jauh lebih kuat daripada jargon kosong di ruang sidang dewan.

Catatan: Seluruh isi tulisan merupakan tanggungjawab penulis sepenuhnya

  • Penulis: OPSI MEDIA

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap-siap, Posisi Pejabat Strategis di Pemkab Sumenep Bakal Digeser, Bupati Cak Fauzi: Tinggal Menghitung Hari

    Siap-siap, Posisi Pejabat Strategis di Pemkab Sumenep Bakal Digeser, Bupati Cak Fauzi: Tinggal Menghitung Hari

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memastikan sebentar lagi melakukan mutasi pejabat pada posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan publik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Keris. Pelaksanaan mutasi kata Bupati Sumenep Cak Fauzi familiar disapa hanya tinggal menghitung hari. “Kami pasti melakukan pergeseran pejabat, terutama dalam […]

  • Foto (Ilustrasi)

    Investasi Hijau: Peluang Emas untuk Ekonomi dan Lingkungan Indonesia

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Oleh: Romadhon Jasn, Direktur Gagas Nusantara Opini, Opsimedia.com – Indonesia terlalu lama mengandalkan energi dari bahan bakar fosil. Kita seperti hidup di atas tambang yang menyempit, sambil terus menambang tanpa henti. Energi seakan selalu identik dengan asap, panas, dan cerobong. Padahal, di atas kepala kita, matahari bersinar tanpa henti, angin bertiup di sepanjang pesisir, dan […]

  • The Spot Billiard, Coffe and PlayStation Resmi Dibuka di Sumenep, Jadi Andalan Tempat Bersantai hingga Olahraga yang Harus Dikunjungi

    The Spot Billiard, Coffe and PlayStation Resmi Dibuka di Sumenep, Jadi Andalan Tempat Bersantai hingga Olahraga yang Harus Dikunjungi

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – The Spot Billiard, Coffe and PlayStation resmi dibuka pada Sabtu (07/05/2025) malam, dengan menghadirkan pengalaman nongkrong yang berbeda di kota yang tengah berkembang pesat ini. Grand opening The Spot Billiard, Coffe and PlayStation yang digelar dengan meriah tersebut, membawa angin segar bagi para pecinta billiard di Sumenep, serta menawarkan tempat yang lebih […]

  • Kadis DPMD Sambangi Taman Keris di Desa Pakamban Laok: Ngaku Takjub dan Apresiasi

    Kepala DPMD Sumenep Sambangi Taman Keris di Desa Pakamban Laok: Ngaku Takjub dan Apresiasi

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf menyambangi Taman Keris Desa Pakamban Laok pada kegiatan pembukaan Pragaan Fair minggu lalu. Sebelumnya Kadis DPMD ini membuka secara resmi kegiatan Pragaan Fair atas nama Bupati Sumenep. Setelah itu ia tertarik menyambangi Taman Keris di halaman kantor balai desa Pakamban […]

  • Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi

    Kerja Nyata Bupati Cak Fauzi, Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan Sumenep

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Sumenep, Opsimedia.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang dipimpin Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi dalam menanggulangi kemiskinan menunjukkan hasil luar biasa. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep pada Maret 2025 turun menjadi 17,02 persen, dari sebelumnya 17,78 persen pada Maret 2024. Jumlah penduduk miskin […]

  • Gotong Royong Bantu Warga Wujudkan Rumah Tidak Layak Huni

    Gotong Royong Bantu Warga Wujudkan Rumah Tidak Layak Huni

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle OPSI MEDIA
    • 0Komentar

    Pamekasan, OpsiMedia.com – Babinsa Koramil 0826-05/Larangan, Sertu Agus Salim, melaksanakan kegiatan pendampingan dengan membantu pembangunan rumah milik Sagi di Dusun Trasak, Desa Trasak, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat. Dalam kegiatan itu, Sertu Agus Salim bersama warga setempat bergotong […]

expand_less